Rabu, 22 Januari 2020

Rumus menghitung porsi katering untuk pesta pernikahan

Setelah kita mengetahui berapa jumlah orang yang kita undang [baca : Siapa saja yg sebaiknya di undang di pesta pernikahan?], kita sekarang bisa menentukan berapa jumlah porsi katering yang pas untuk disajikan di pesta pernikahan nanti.

Dalam menentukan anggaran biaya pesta pernikahan, jumlah porsi makanan menjadi salah satu faktor yang harus diperhatikan. Jika terlalu sedikit memesan katering, banyak tamu undangan yang tidak kedapatan makanan ketika datangnya telat. Namun jika makanan dipesan terlalu banyak, dikhawatirkan akan berlebihan dan mubazir.

rumus menentukan porsi makanan dalam menggelar pesta pernikahan, agar biaya yang dikeluarkan tidak terlalu banyak. Seperti apa?

"Pertama kamu harus tahu jumlah undangan. Misalnya mau undang 500 orang, terus dikalikan dua dulu. Jadi anggapannya ada 1000 orang yang datang."

Biasanya, dari total undangan yang disebar, hanya sekitar 85 persen tamu yang hadir ke resepsi pernikahan. Dengan demikian, dari total 1000 orang, ada sekitar 850 orang tamu yang akan datang ke pesta pernikahan. Hal itu berarti, ada sejumlah 850 porsi makanan yang dipesan.

Setelah itu, Inda menyarankan untuk membagi porsi makanan tersebut dengan rasio 60 : 40. 60 persen dari total pemesanan dialokasikan untuk menu prasmanan, sedangkan 40 persennya dialokasikan untuk menu food stall atau gubukan.

"Jadi dari 850 porsi yang dipesan, 60 persennya atau 510 porsinya untuk menu prasmanan dan 40 persen atau 340 porsi untuk food stall. Karena biasanya satu orang akan mendatangi tiga food stall," .

Sedangkan untuk menu favorit di food stall, menurut ibu satu anak ini tidak ada salahnya untuk menambah porsi lebih banyak. "Makanan yang selalu ada di pesta pernikahan biasanya kambing guling, sate, atau bakso. Nah, itu bisa dibanyakin porsinya. Misalnya dari 100 porsi jadi 150 porsi," misalnya.

(dikutip dari situs wolipop.com]
Previous Post
Next Post