Kamis, 23 Januari 2020

Tips menentukan tanggal pernikahan

tanggal pernikahan
Setelah memutuskan untuk menikah, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah menentukan tanggal pernikahan. Untuk urusan ini, sebaiknya harus diputuskan dengan bijak bersama pasangan agar tidak salah langkah dalam menentukan persiapan selanjutnya. Lantas, bagaimana caranya?

1. Waktu Persiapan Pernikahan
Tanggal pernikahan berpengaruh kepada waktu persiapan dan vendor-vendor di dalamnya. Ada beberapa vendor yang memerlukan waktu untuk mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan untuk pernikahan. Misalnya, vendor undangan membutuhkan waktu tiga hingga empat bulan untuk mencetak undangan dan vendor dekorasi yang memerlukan waktu untuk menyiapkan properti dekorasi [baca : Siapa saja yg sebaiknya di undang di pesta pernikahan?].

"Apalagi kalau ingin menikah di tanggal cantik, misalnya tanggal 12 bulan 12
[baca : Tanggal cantik di tahun 2020?], at least harus tahu ketersediaan venuenya, terus makeup artist bisa gak tanggal segitu, dan biasanya jasa vendor jadi lebih mahal karena banyak permintaan,".

2. Periode Saat Keduanya Tidak Sibuk
Menentukan tanggal pernikahan juga bisa dilihat dari tanggal-tanggal di mana keduanya tidak sibuk dengan pekerjaannya. "Misalnya pasangan kamu kerja di bagian keuangan, dan akhir tahun biasanya sibuk mau tutup buku. Nggak mungkin kan menikahnya di akhir tahun, jadi pilih tanggalnya harus dipertimbangkan lagi,".

3. Perhatikan Hari Libur Nasional
Salah satu hal yang harus dipertimbangkan dalam memilih tanggal adalah memerhatikan hari libur nasional. Saat hari libur nasional, banyak orang yang mengambil cuti untuk bepergian karena libur panjang. Sehingga jika menggelar pernikahan di tanggal yang mendekati libur nasional, dikhawatirkan banyak tamu yang berhalangan hadir.

4. Diskusi dengan 2 Pihak Keluarga
Sebelum menentukan tanggal pernikahan, ada baiknya lakukan diskusi dengan keluarga. Siapa tahu di tanggal tersebut, ada acara lain yang memang lebih diutamakan.

"Baiknya juga tanya kedua belah pihak keluarga, mau nikah di tanggal segini semua keluarga bisa hadir nggak? Nanti ternyata tanggal itu ada peringatan kematian keluarga, atau ada sepupu juga yang mau menikah, kalau bisa dirundingkan dulu biar nggak overlap,".


5. Hindari Musim Hujan
Untuk pernikahan yang digelar di luar ruangan (outdoor), hindari menggelarnya saat musim hujan. Namun jika memang ingin tetap menggelarnya, siapkan rencana cadangan untuk mengantisipasi hujan yang datang tiba-tiba.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh The Bride Dept, bulan November menjadi bulan yang banyak dipilih oleh pasangan dalam menggelar pernikahan. Sebanyak 19,2 persen responden memilih untuk menikah di bulan tersebut. Sedangkan 15,4 persen reponden memilih bulan Oktober dan 15 persen di bulan Agustus dan Desember.

"Bulan yang ramai untuk menikah biasanya setelah idul fitri, mulai dari Agustus sampai Desember. Dari Januari sampai July peminatnya nggak terlalu banyak,".


so, tentukan tanggal pernikahanmu sekarang..

[sumber : wolipop.detik.com]
Previous Post
Next Post